KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari menggelar momen penting bagi organisasi internal mahasiswa melalui rapat konsolidasi besar-besaran yang diselenggarakan pada Sabtu, 19 April 2026, bertempat di Gedung Serba Guna Kampus Utama. Kegiatan yang melibatkan seluruh pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi mahasiswa tingkat universitas ini menjadi wadah strategis untuk menyusun program kerja yang lebih terukur dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan kampus dan masyarakat sekitar.
Rapat konsolidasi dihadiri oleh lebih dari 150 peserta, mencakup pengurus BEM pusat, ketua dan pengurus organisasi mahasiswa himpunan jurusan, organisasi kemahasiswaan minat dan bakat, serta unit-unit organisasi lainnya. Kehadiran pejabat kampus, termasuk dari Unit Kepegawaian, Direktorat Kemahasiswaan, dan dosen pembimbing organisasi, menunjukkan komitmen institusi terhadap pengembangan ekosistem organisasi mahasiswa yang sehat dan produktif.
Latar Belakang dan Urgensi Kegiatan
Menurut keterangan dari Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari 2026, Muhammad Rifqi Al-Faruqi, kegiatan rapat konsolidasi ini dirancang sebagai momentum penting untuk evaluasi kerja selama semester pertama dan perencanaan strategis menjelang semester kedua. “Kami memahami bahwa organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan suasana kampus yang kondusif, sejahtera, dan selaras dengan visi Muhammadiyah sebagai organisasi yang mengutamakan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan,” ungkap Rifqi dalam sambutannya di awal acara.
Kegiatan ini menjadi penting mengingat Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara, memiliki jumlah mahasiswa aktif mencapai lebih dari 12.000 orang yang tersebar di berbagai program studi di lima fakultas. Dengan jumlah mahasiswa yang signifikan, peran organisasi mahasiswa menjadi strategis dalam mendukung pengalaman akademik dan non-akademik yang berkualitas.
Kepala Unit Kepegawaian Universitas Muhammadiyah Kendari, Dra. Nurul Hidayah, M.M., yang hadir dalam pembukaan acara, menekankan pentingnya sinergi antara aparatur kampus dengan organisasi mahasiswa. “Unit Kepegawaian kami selalu terbuka untuk mendukung pengembangan organisasi mahasiswa, baik dari aspek administrasi, koordinasi dengan pimpinan universitas, maupun fasilitasi program-program yang bermanfaat. Kami percaya bahwa mahasiswa yang terorganisir dengan baik akan menjadi aset berharga bagi kampus dan masyarakat,” kata Nurul Hidayah.
Agenda Utama dan Isi Rapat Konsolidasi
Rapat konsolidasi dirancang dalam beberapa sesi yang mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan organisasi mahasiswa. Sesi pertama dimulai dengan laporan pertanggungjawaban pengurus BEM periode masa jabatan saat ini, yang memaparkan pencapaian, kendala, dan pembelajaran yang diperoleh selama beberapa bulan terakhir.
Dalam laporannya, BEM menyampaikan bahwa telah dilaksanakan 23 program kerja utama mencakup bidang pengembangan akademik, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, seni dan budaya, serta keagamaan. Program unggulan termasuk kegiatan mentoring akademik gratis untuk mahasiswa tahun pertama, pelatihan keterampilan digital dan entrepreneurship, serta pengorganisiran kegiatan pelestarian budaya lokal Sulawesi Tenggara.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Zainal Abidin, S.T., M.T., yang juga hadir dalam rapat, memberikan apresiasi atas upaya-upaya tersebut namun juga memberikan masukan konstruktif. “Program-program yang telah dijalankan sudah cukup baik, namun kami perlu lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaannya. Setiap program harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas, pendokumentasian yang rapi, dan evaluasi yang mendalam,” jelas Prof. Zainal.
Sesi kedua merupakan diskusi kelompok terfokus yang melibatkan pengurus organisasi mahasiswa berdasarkan kategorinya. Diskusi ini membahas tantangan yang dihadapi masing-masing organisasi, berbagi best practice, dan merancang kolaborasi lintas organisasi untuk program-program yang lebih berdampak. Fasilitator diskusi adalah para dosen pembimbing organisasi yang berpengalaman dan dipilih khusus.
Selama sesi diskusi, berbagai isu penting diangkat, termasuk peningkatan partisipasi anggota, pengelolaan keuangan organisasi yang transparan, pengembangan kualitas SDM pengurus melalui pelatihan berkelanjutan, serta strategi komunikasi yang lebih efektif dengan basis anggota. Sesi ketiga mencakup workshop singkat tentang kepemimpinan organisasi, manajemen acara, dan penggunaan teknologi digital dalam operasional organisasi.
Partisipasi Aktif dan Respon Organisasi Mahasiswa
Kehadiran peserta yang tinggi menunjukkan tingkat partisipasi dan komitmen organisasi mahasiswa terhadap kegiatan ini. Salah satu peserta, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Siti Nurhaliza, mengatakan bahwa rapat konsolidasi memberikan nilai tambah signifikan bagi organisasinya. “Melalui diskusi dan sharing dengan organisasi lain, saya mendapatkan banyak ide baru untuk meningkatkan program kerja kami. Terutama terkait bagaimana caranya membuat program yang tidak hanya menarik bagi anggota, tetapi juga memberikan nilai tambah untuk pengembangan akademik dan karir,” ucap Siti.
Ketua Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (OMPA) Universitas Muhammadiyah Kendari, Rahmat Hidayat, menonjolkan pentingnya konsolidasi semacam ini untuk membangun kebersamaan di antara berbagai organisasi. “Biasanya setiap organisasi fokus pada program dan agenda masing-masing, sehingga kesempatan untuk berkolaborasi dan belajar dari organisasi lain menjadi terbatas. Acara konsolidasi ini membuka ruang untuk itu,” tambah Rahmat.
Respons positif juga datang dari pengurus Unit Kerja Keagamaan (UKK) yang merupakan salah satu organisasi tertua di kampus. Koordinator UKK, Ahmad Fauzan, S.H., mengapresiasi inisiatif untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam setiap program organisasi mahasiswa. “Sebagai universitas Muhammadiyah, kita memiliki tanggung jawab khusus untuk memastikan bahwa setiap program organisasi sejalan dengan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah. Oleh karena itu, kolaborasi antara UKK dengan organisasi lain menjadi semakin penting,” jelas Ahmad Fauzan.
Program Kerja dan Target Ke Depan
Dalam sidang plenumnya, para peserta rapat konsolidasi menetapkan beberapa prioritas program kerja untuk semester kedua tahun akademik 2025/2026. Prioritas pertama adalah penyelenggaraan Festival Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (FESMUMKA) yang akan menjadi ajang pameran talenta dan prestasi mahasiswa di berbagai bidang. Acara ini dijadwalkan dilaksanakan pada pertengahan Juni 2026 dan diharapkan melibatkan seluruh organisasi mahasiswa.
Prioritas kedua adalah program pemberdayaan ekonomi mahasiswa melalui pelatihan keterampilan dan pendampingan usaha kecil mikro. Program ini diinisiatif oleh BEM bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen dan Akuntansi, dengan target melibatkan minimal 500 mahasiswa. Selain mengembangkan keterampilan praktis, program ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja tambahan bagi mahasiswa.
Prioritas ketiga adalah kampanye keberlanjutan lingkungan yang melibatkan seluruh civitas akademika. Program ini mencakup kegiatan penanaman pohon, edukasi tentang pentingnya konservasi lingkungan, serta penguatan praktik ramah lingkungan di seluruh area kampus. Program ini akan dikoordinasikan oleh organisasi lingkungan mahasiswa dengan dukungan dari Unit Kepegawaian dan Direktorat Kemahasiswaan.
Kepala Unit Kepegawaian, Dra. Nurul Hidayah, M.M., memberikan jaminan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program-program tersebut. “Unit Kepegawaian kami siap memfasilitasi koordinasi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal universitas. Kami juga akan memastikan bahwa setiap program mendapat dukungan administratif yang memadai, termasuk dalam hal perizinan dan alokasi sumber daya,” ujarnya.
Dampak dan Signifikansi Rapat Konsolidasi
Kegiatan rapat konsolidasi ini diproyeksikan akan membawa dampak positif pada berbagai level. Di tingkat organisasi mahasiswa, diharapkan terjadi peningkatan sinergi dan kolaborasi yang lebih solid, sehingga program-program yang dilaksanakan menjadi lebih terukur dan berdampak. Di tingkat kampus, kehadiran organisasi mahasiswa yang lebih kuat dan terstruktur akan mendukung pencapaian visi dan misi Universitas Muhammadiyah Kendari.
Sementara itu, di tingkat masyarakat luas, program-program organisasi mahasiswa yang telah dirancang dengan matang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, terutama di Sulawesi Tenggara. Dengan demikian, Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai agent of change yang aktif berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat.
Direktorat Kemahasiswaan, melalui Direktur Dr. Andi Mappasoro, S.Pd., M.Pd., mengkomitmen untuk terus mendampingi pengembangan organisasi mahasiswa dengan memberikan pelatihan berkala, mentoring, serta evaluasi program yang konstruktif. “Kami percaya bahwa investasi pada pengembangan organisasi mahasiswa adalah investasi pada masa depan kepemimpinan bangsa. Mahasiswa yang terorganisir dengan baik akan menjadi pemimpin yang responsif, inovatif, dan berkomitmen pada kebaikan bersama,” terang Dr. Andi Mappasoro.
Penutup dan Harapan Ke Depan
Rapat konsolidasi besar-besaran yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 19 April 2026 merupakan bukti nyata dari komitmen institusi dalam mengembangkan ekosistem organisasi mahasiswa yang sehat, produktif, dan bermakna. Dengan melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari pimpinan universitas, dosen pembimbing, hingga pengurus organisasi mahasiswa itu sendiri, kegiatan ini mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam pengelolaan kehidupan kampus.
Melalui rapat konsolidasi ini, diharapkan organisasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dapat lebih memperkuat identitas mereka sebagai bagian integral dari misi pendidikan dan pengembangan karakter mahasiswa. Program-program yang telah direncanakan bersama diharapkan mampu menciptakan pengalaman berorganisasi yang bermakna dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan komitmen pada nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi.
Dengan dukungan penuh dari Unit Kepegawaian, Direktorat Kemahasiswaan, dan seluruh pimpinan universitas, organisasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari siap melangkah maju menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh pencapaian. Momentum rapat konsolidasi ini diharapkan menjadi titik awal dari era baru dalam pengembangan organisasi mahasiswa yang lebih profesional, transparan, dan berdampak positif bagi seluruh stakeholder.
—
[Selesai – Total kata: 1.847 kata]