KENDARI — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari). Kali ini, pencapaian luar biasa datang dari dua mahasiswa berprestasi yang berhasil meraih medali emas dalam Kompetisi Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 10-15 April 2026 lalu di Jakarta.
Dua mahasiswa berprestasi tersebut adalah Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa angkatan 2022 dari Fakultas Hukum, dan Siti Nurhaliza, mahasiswa angkatan 2023 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Mereka berhasil mengalahkan puluhan tim dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia dalam kategori debat ekstemporaneus (debat dengan waktu persiapan terbatas).
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari, meski berlokasi di Kendari, Sulawesi Tenggara, mampu menghasilkan mahasiswa berkualitas tinggi yang dapat bersaing di tingkat nasional. Prestasi tersebut tidak hanya menambah deretan pencapaian kampus, tetapi juga membuktikan komitmen institusi dalam mengembangkan soft skills dan kemampuan berbicara publik mahasiswanya.
Perjalanan Menuju Juara Nasional
Perjalanan Muhammad Rizki dan Siti Nurhaliza menuju podium tertinggi kompetisi nasional tidaklah mudah. Keduanya telah mempersiapkan diri sejak enam bulan sebelumnya melalui program pelatihan intensif yang difasilitasi oleh Unit Kepegawaian dan Direktorat Pengembangan Akademik Unismuh Kendari.
Muhammad Rizki Pratama, yang lebih akrab dipanggil Rizki, mengungkapkan bahwa proses persiapan mereka sangat sistematis dan terstruktur. “Kami memulai dengan analisis mendalam terhadap topik-topik debat yang sering muncul di kompetisi nasional. Kemudian, kami berlatih argumen, counter-argumen, dan strategi penyampaian setiap hari, minimal tiga jam per hari,” ujar Rizki saat ditemui di kantor Unit Kepegawaian Unismuh Kendari pada Rabu, 17 April 2026.
Siti Nurhaliza, sosok perempuan cerdas berusia 19 tahun asal Makassar, menambahkan bahwa dukungan dari dosen pembimbing dan rekan-rekan tim debat kampus sangat membantu. “Kami tidak hanya berlatih materi debat, tetapi juga belajar tentang manajemen emosi, kepercayaan diri, dan cara merespons lawan debat dengan logis namun tetap bersopan santun,” tutur Nurhaliza dengan antusiasme.
Dalam kompetisi final nasional yang diikuti oleh 64 tim dari seluruh Indonesia, tim Unismuh Kendari berhasil melewati babak eliminasi, semi-final, dan final dengan skor yang konsisten tinggi. Pada babak final, mereka menghadapi tim dari Universitas Gadjah Mada dengan topik kontroversial mengenai kebijakan pendidikan digital di era pasca-pandemi.
“Momen yang paling tegang adalah saat kami menunggu hasil final. Ketika pembawa acara menyebutkan nama Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai juara, kami tidak percaya pada awalnya. Rasanya sangat luar biasa dan membanggakan,” kenang Rizki dengan mata berbinar-binar.
Dukungan Institusional yang Signifikan
Keberhasilan Muhammad Rizki Pratama dan Siti Nurhaliza bukan sekadar hasil kerja individual. Di balik pencapaian tersebut, terdapat dukungan institusional yang solid dari pimpinan dan berbagai unit di Universitas Muhammadiyah Kendari.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Sutrisno, M.Pd., menyatakan kebanggaannya atas prestasi kedua mahasiswa tersebut. “Pencapaian ini membuktikan bahwa investasi kami dalam pengembangan soft skills dan program pembelajaran berbasis kompetensi telah membuahkan hasil yang nyata. Kami bangga memiliki mahasiswa yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kompetisi tingkat nasional,” ungkap Prof. Sutrisno saat memberikan sambutan di acara penyambutan juara yang diselenggarakan di aula kampus pada Jumat, 17 April 2026.
Dr. Hj. Nurul Hidayati, S.E., M.M., Kepala Unit Kepegawaian Unismuh Kendari, menjadi salah satu sosok kunci dalam mendukung program pembinaan mahasiswa berprestasi. Menurutnya, Unit Kepegawaian memiliki peran penting dalam mengidentifikasi talenta-talenta terbaik di kalangan mahasiswa dan memberikan fasilitas pengembangan yang optimal.
“Unit Kepegawaian kami berkolaborasi erat dengan berbagai departemen untuk menciptakan program-program pembinaan yang komprehensif. Kami menyediakan akses ke perpustakaan digital terlengkap, ruang latihan khusus yang dilengkapi dengan fasilitas audio-visual, dan pembimbingan dari dosen-dosen berpengalaman di bidangnya masing-masing,” jelas Dr. Nurul Hidayati saat dihubungi via telepon pada Rabu pagi.
Lebih lanjut, Dr. Nurul Hidayati menerangkan bahwa program pembinaan mahasiswa berprestasi telah menjadi prioritas utama Unit Kepegawaian dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. “Kami percaya bahwa prestasi mahasiswa adalah prestasi kampus. Oleh karena itu, kami mengalokasikan dana khusus untuk mendukung berbagai kompetisi akademik, baik tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.
Dosen pembimbing kedua mahasiswa, Dr. Amin Rais, S.S., M.Hum., dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, juga turut memuji dedikasi dan kerja keras Rizki dan Nurhaliza. “Mereka bukan hanya murid yang patuh, tetapi juga memiliki inisiatif tinggi untuk terus belajar dan berkembang. Dalam setiap sesi latihan, mereka selalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan mendalam dan tidak puas dengan jawaban yang superfisial,” ujar Dr. Amin Rais dengan penuh apresiasi.
Dampak Positif bagi Komunitas Kampus
Prestasi Muhammad Rizki Pratama dan Siti Nurhaliza tidak hanya memberikan kebanggaan bagi individu dan institusi, tetapi juga menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi seluruh komunitas kampus Universitas Muhammadiyah Kendari.
Pertama, pencapaian ini menginspirasi mahasiswa-mahasiswa lain untuk turut serta dalam berbagai kompetisi akademik dan non-akademik. Data dari Unit Kepegawaian menunjukkan bahwa setelah pengumuman prestasi kedua mahasiswa tersebut, terdapat peningkatan signifikan dalam pendaftaran mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi debat lokal dan regional.
“Kami melihat lonjakan minat mahasiswa untuk mengikuti program debat kami sebesar 45% dalam dua minggu pertama setelah pengumuman prestasi nasional ini. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa termotivasi untuk mencapai prestasi serupa,” ungkap Muhammad Hardi, koordinator program debat kampus Unismuh Kendari.
Kedua, prestasi ini meningkatkan reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat nasional. Berbagai media massa, baik lokal maupun nasional, meliput pencapaian luar biasa ini, sehingga kampus mendapat eksposur positif yang signifikan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat calon mahasiswa baru untuk mendaftar di Unismuh Kendari.
Ketiga, prestasi ini membuka peluang kerjasama baru antara Universitas Muhammadiyah Kendari dengan institusi-institusi lain. Beberapa universitas terkemuka dan lembaga penelitian telah menunjukkan minat untuk berkolaborasi dalam program pengembangan talenta dan penelitian akademik.
“Kami telah menerima tiga tawaran kerjasama dari universitas di Jakarta dan Surabaya setelah prestasi ini diumumkan. Ini adalah peluang emas untuk meningkatkan kualitas akademik dan penelitian kami,” tutur Prof. Sutrisno dengan optimis.
Pesan Inspiratif untuk Mahasiswa Lainnya
Dalam sesi wawancara khusus, baik Muhammad Rizki maupun Siti Nurhaliza menyampaikan pesan inspiratif kepada mahasiswa-mahasiswa lain di Unismuh Kendari.
“Jangan pernah merasa terbatas hanya karena kampus kita berlokasi di Kendari yang jauh dari pusat-pusat pendidikan besar di Indonesia. Dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan dari institusi, kita benar-benar bisa bersaing dan menang di tingkat nasional. Intinya, lokasi geografis bukan halangan untuk meraih prestasi tertinggi,” pesan Rizki dengan nada yang menggebu-gebu.
Siti Nurhaliza pun menambahkan, “Untuk adik-adik mahasiswa yang baru, jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan keluar dari zona nyaman. Kompetisi nasional seperti ini adalah kesempatan emas untuk menguji kemampuan kita dan belajar dari pesaing-pesaing terbaik di Indonesia. Percayalah pada diri sendiri, karena kami juga awalnya ragu-ragu, tetapi dukungan dari Unit Kepegawaian dan dosen pembimbing membuat kami percaya diri.”
Proyeksi Masa Depan dan Komitmen Berkelanjutan
Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengumumkan komitmen untuk terus meningkatkan program-program pembinaan mahasiswa berprestasi. Menurut Prof. Sutrisno, dalam tahun akademik 2026-2027, kampus akan meluncurkan “Program Akselerasi Talenta Unismuh Kendari” yang lebih komprehensif.
“Program ini akan mencakup pembinaan di berbagai bidang, mulai dari debat, esai ilmiah, presentasi akademik, hingga inovasi dan entrepreneurship. Kami juga akan mengalokasikan anggaran tambahan untuk mendukung mahasiswa yang akan mengikuti kompetisi di tingkat nasional dan internasional,” jelaskan Prof. Sutrisno dalam pertemuan dengan awak media pada akhir pekan lalu.
Unit Kepegawaian juga berencana untuk membentuk “Pusat Pengembangan Talenta Mahasiswa” yang akan menjadi hub bagi mahasiswa berbakat untuk mengembangkan potensi mereka secara maksimal.
“Kami ingin menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan talenta mahasiswa. Pusat ini akan dilengkapi dengan mentor-mentor berpengalaman, fasilitas modern, dan program mentoring yang sistematis,” jelas Dr. Nurul Hidayati dengan antusiasme.
Penutup
Prestasi Muhammad Rizki Pratama dan Siti Nurhaliza dalam Kompetisi Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional 2026 adalah bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari mampu menghasilkan mahasiswa berkualitas tinggi. Pencapaian ini juga menunjukkan efektivitas program-program pembinaan yang telah dirancang dan dilaksanakan oleh Unit Kepegawaian dan berbagai unit terkait di kampus.
Dengan dukungan institusional yang solid, komitmen dari pimpinan kampus, dan dedikasi mahasiswa itu sendiri, Universitas Muhammadiyah Kendari optimis akan terus menghasilkan prestasi-prestasi gemilang di masa depan. Semoga kesuksesan ini dapat menginspirasi seluruh mahasiswa untuk tidak hanya belajar dengan baik, tetapi juga mengembangkan diri secara holistik dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas.
Sebagai penutup, prestasi ini adalah awal dari babak baru dalam sejarah akademik Universitas Muhammadiyah Kendari. Dengan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas, kampus ini siap menjadi institusi pendidikan unggulan yang diakui tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan informasi dari Unit Kepegawaian Universitas Muhammadiyah Kendari dan wawancara dengan pejabat kampus serta mahasiswa berprestasi pada 17 April 2026.